KOMPUTER

MacBook Pro Baru Bawa Layar Sentuh, Dynamic Island & M5 Max

MacBook Pro Baru Bawa Layar Sentuh, Dynamic Island & M5 Max
Daftar Isi
  1. Layar Sentuh dan Panel PROLED XDR
  2. Dynamic Island dan Performa Chip M5 Series
  3. Desain Lebih Ringan dan Ketersediaan

Apple meluncurkan MacBook Pro terbaru pada Rabu (28/10/2026). Laptop profesional ini membawa perubahan besar, mulai dari layar OLED yang bisa disentuh untuk pertama kalinya di Mac, Dynamic Island ala iPhone, hingga performa chip M5 Pro dan M5 Max.

Layar Sentuh dan Panel PROLED XDR

Perubahan paling mencolok terdapat pada layar PROLED XDR yang menggunakan teknologi tandem OLED dengan kecerahan puncak HDR dan SDR hingga 2.000 nits, rasio kontras 10.000.000:1, serta refresh rate adaptif 10-120Hz. Dukungan warna P3 dan Adobe RGB, ditambah cakupan lebih dari 80 persen Rec. 2020, menjadikannya menarik bagi fotografer dan desainer. Apple juga menyediakan opsi nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya.

Gebrakan terbesarnya adalah kehadiran layar sentuh untuk pertama kalinya di Mac. Pengguna kini bisa melakukan scrolling, pinch-to-zoom, menggambar, hingga memindahkan objek langsung menggunakan jari. Apple mengintegrasikan sensor sentuh langsung ke panel OLED untuk mengurangi latensi dan mendesain ulang engsel agar layar tetap stabil ketika disentuh.

“MacBook Pro baru dengan layar PROLED XDR merupakan lompatan besar bagi Mac,” ujar Johny Srouji, Chief Hardware Officer Apple, dalam keterangan resminya seperti dilaporkan Inet – Detikcom, seraya menambahkan bahwa kombinasi teknologi tandem OLED, kemampuan layar sentuh, serta performa M5 Pro dan M5 Max menghadirkan cara baru bagi pengguna profesional.

Sejumlah aplikasi kreatif turut dioptimalkan, termasuk Final Cut Pro, Logic Pro, Pixelmator Pro, Adobe Lightroom, DaVinci Resolve, Canva, dan Blender. Kehadiran Touch memberi alternatif interaksi yang lebih langsung selain keyboard dan trackpad.

Dynamic Island dan Performa Chip M5 Series

Apple turut memboyong Dynamic Island dari iPhone ke MacBook Pro sebagai pusat interaksi untuk Spotlight, Live Activities, dan Siri AI. Pengguna dapat melihat informasi secara real-time, menerima AirDrop, mengontrol musik, hingga mengakses asisten AI tanpa harus berpindah aplikasi. Namun, integrasi Spotlight dengan Dynamic Island membutuhkan Siri AI yang aktif.

Laptop ini ditenagai chip M5 Pro dan M5 Max yang dilengkapi Neural Accelerator pada setiap inti GPU, shader core yang ditingkatkan, serta ray tracing generasi ketiga. Apple menyatakan M5 Max mampu menjalankan model bahasa besar dengan ratusan miliar parameter secara lokal, serta mendukung unified memory hingga 128GB dan penyimpanan SSD hingga 16TB.

Desain Lebih Ringan dan Ketersediaan

Apple merombak desain MacBook Pro agar lebih portabel dengan model 14 inch berbobot sekitar 1,36 kg dan versi 16 inch sekitar 1,81 kg. Daya tahan baterainya diklaim mencapai 24 jam dengan pengisian cepat hingga 50 persen dalam 30 menit. Konektivitas mencakup port Thunderbolt 5, HDMI, slot SDXC, MagSafe, jack audio, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6, serta sistem enam speaker dengan bass lebih dalam.

Apple membuka preorder pada 28 Oktober 2026 di 30 negara dan wilayah, dengan penjualan perdana mulai 6 November 2026, dan laptop ini dipastikan akan segera hadir di Indonesia. Berdasarkan kurs USD 1 sama dengan Rp18.000, harga di Amerika Serikat dipatok mulai US$ 2.899 atau sekitar Rp 52,2 juta untuk MacBook Pro 14 inch M5 Pro, US$ 3.399 atau sekitar Rp 61,2 juta untuk 16 inch M5 Pro, US$ 4.499 atau sekitar Rp 81 juta untuk 14 inch M5 Max, hingga US$ 4.799 atau sekitar Rp 86,4 juta untuk 16 inch M5 Max.

Mungkin Anda Suka