Google melalui laporan Google Trends merilis daftar emoji yang paling banyak digunakan dari tahun ke tahun sejak 2020 beserta makna di baliknya. Berbagai simbol digital ini mendominasi percakapan di dunia maya dengan beragam interpretasi dari pengguna internet global.
Daftar Emoji Terpopuler 2020 hingga 2026
Berdasarkan data Google Trends seperti dilaporkan detikcom, emoji wajah tertawa sampai menangis yang posisinya miring (🤣) dinobatkan sebagai emoji yang paling banyak digunakan pada tahun 2026. Setahun sebelumnya pada 2025, emoji tangan mencubit 🤏 menduduki posisi teratas yang kerap dipakai secara jenaka untuk bertanya atau menunjukkan sesuatu yang sangat tepat.
Pada tahun 2024, emoji kepala yang menggeleng ke samping (🙂↔️) menjadi yang paling populer sebagai representasi respons negatif atau ungkapan santai untuk menolak sesuatu. Sementara itu, tahun 2023 didominasi oleh emoji hati berwarna merah muda klasik untuk menunjukkan kasih sayang yang lembut atau persahabatan, yang dinilai memiliki bobot emosional berbeda dari hati merah biasa.
Lebih lanjut pada tahun 2022, emoji wajah meleleh atau melting face 🫠 menjadi yang paling diminati untuk menggambarkan situasi tidak menyenangkan seperti rasa malu, kelelahan mental, hingga kepanasan. Di sisi lain, pengguna Reddit terkadang memakainya dalam konteks romantis untuk menggambarkan hati yang meleleh saat merayu.
Mundur ke tahun 2021, emoji wajah yang mengembuskan embusan udara kecil (😮💨) terpilih sebagai yang terbaik untuk menggambarkan pengalaman yang membuat seseorang terpana. Adapun pada tahun 2020, kombinasi tiga gambar mata-mulut-mata (👁️👄👁️) menjadi yang paling banyak dipakai.
Makna Kombinasi Emoji dan Tren Penggunaan
Situs penjelasan budaya internet, Know Your Meme, menjelaskan bahwa kombinasi emoji mata-mulut-mata menyiratkan perasaan menerima keadaan atau saat seseorang tidak bisa berkata-kata. Di sisi lain, laporan dari Pumble serta Amra & Elma mencatat bahwa penggunaan emoji secara keseluruhan telah melonjak drastis sebesar 775 persen dalam tiga tahun terakhir.
Perbedaan gaya komunikasi juga terlihat antargenerasi dalam memaknai simbol-simbol tersebut. Generasi baby boomer cenderung memakai emoji secara tradisional, sedangkan Gen Z lebih sering menggunakannya secara ironis atau dengan makna tersirat.







