Hijaz.id, Wawasan — Klasifikasi merupakan sebuah proses pengelompokan makhluk hidup sesuai dengan jenis yang dimiliki, salah satunya yaitu pengelompokan hewan bertulang belakang atau biasa disebut dengan Vertebrata. Dengan mengetahui pengelompokan ini akan membantu manusia dalam memahami makhluk hidup berupa kesamaan ataupun pola hidupnya.
Selain itu klasifikasi hewan umumnya sangatlah beragam, hal ini dikarenakan binatang sendiri memiliki jenis yang sangat banyak pula. Pengelompokan tersebut juga berguna untuk mengetahui spesies-spesies baru yang ditemukan oleh manusia, terutama hewan yang masuk ke dalam jenis vertebrata atau hewan bertulang belakang.
Daftar Isi
Pengertian Vertebrata

Secara garis besar vertebrata dapat diartikan sebagai hewan yang memiliki tulang belakang, namun sebenarnya masih banyak faktor lain yang membuat suatu hewan masuk ke dalam jenis ini.
Vertebrata sendiri adalah subfilum dari Chordata, sehingga ia bisa memiliki tulang belakang atau disebut dengan vertebra.
Vertebrata sendiri mulai diperkenalkan pada abad ke-19, dimana jenis hewan ini telah diperkirakan ada sejak 500 juta tahun yang lalu atau tepatnya pada zaman dinosaurus.
Hal inilah yang menyebabkan jenis hewan vertebrata termasuk ke dalam salah satu hewan tertua di muka bumi.
Penemuan fosil yang memiliki karakteristik seperti hewan vertebrata, membuatnya semakin kuat bahwa hewan ini telah ada sejak dahulu.
Tentu saja hal tersebut didasarkan pada ciri-ciri vertebrata yang ditemui di masa kini.
Ciri-Ciri Vertebrata
Umumnya hewan yang termasuk ke dalam vertebrata memiliki ciri-ciri tertentu, dimana ia memiliki ciri-ciri utama berupa tulang punggung, sistem pencernaan yang lengkap, peredaran darah yang tertutup, hingga berbentuk simetri bilateral.
Hewan vertebrata ini dapat ditemui di berbagai ekosistem, tak heran mengingat hewan vertebrata terbagi atas banyak sekali jenis yang berbeda.
Umumnya setia jenis memiliki karakteristik serta ekosistem yang berbeda satu dengan lainnya.
Klasifikasi hewan bertulang punggung ini dapat dibedakan menjadi lima jenis, diantaranya amfibi, pisces, reptil, aves, dan juga mamalia.
Penggolongan tersebut tentunya dilakukan untuk mengetahui kelompok serta tingkah laku hewan vertebrata di masing-masing ekosistem.
Klasifikasi Vertebrata
1. Amfibi
Klasifikasi hewan vertebrata yang pertama ialah Amfibi atau dapat diartikan sebagai hewan yang dapat hidup di dua alam baik di darat maupun di air, biasanya hewan tersebut dapat ditemui dengan mudah di sekitar sungai, danau, ataupun rawa.
Arti dari hidup di dua alam ini bisa berupa lahir di darat dan hidup di air ataupun lahir di air dan hidup di daratan.
Ciri-ciri dari hewan tersebut adalah memiliki tulang punggung, memiliki kaki berselaput, dan memiliki ekor saat masih kecil.
Perubahan bentuk hewan vertebrata akan sangat terlihat ketika ia menjadi dewasa, bahkan sistem pernapasan yang mulanya menggunakan insang bisa berubah menjadi paru-paru.
Contoh hewan yang termasuk amfibi adalah katak, salamander, sisilia, dan masih banyak lagi lainnya.
Uniknya hewan amfibi ini merupakan satu-satunya vertebrata yang mengalami metamorfosis sempurna, dimana ia bisa berubah bentuk secara keseluruhan saat ia menjadi dewasa atau biasa disebut dengan holomerabola.
2. Pisces
Berikutnya adalah hewan air atau bisa disebut dengan pisces, hewan ini tergolong dalam hewan ikan yang bernapas menggunakan insang.
Pisces sendiri dapat di golongkan menjadi dua jenis yaitu ikan air asin dan ikan air tawar, tentunya kedua jenis ini memiliki karakteristik yang cukup berbeda.
Secara umum pisces memiliki ciri-ciri khusus berupa peredaran dara yang dimilikinya, ia memiliki peredaran darah yang bisa menyesuaikan dengan kondisi lingkungan. Tak heran pisces dapat hidup di berbagai ekosistem air manapun.
Pesces sendiri merupakan Vertebrata dengan jumlah paling banyak dari pada vertebrata lainnya, dimana ia memiliki hingga 26.000 jenis yang berbeda.
Hal inilah yang membuatnya menjadi kelompok dengan perkembangbiakan paling pesat.
3. Reptil
Reptil atau hewan dengan nama latin Reptiles merupakan kelompok yang masuk ke dalam hewan bertulang belakang, ciri khasnya adalah pelindung tubuh berupa duri ataupun tempurung yang ada di punggungnya.
Selain itu ia juga memiliki sisik yang berguna untuk beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sekitarnya.
Hewan reptil berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur, hampir semua hewan reptil adalah hewan berdarah dingin.
Sehingga makanan utamanya adalah daging atau tergolong dalam hewan karnivora. Contoh hewan yang termasuk ke dalam kelompok reptil adalah komodo, ular, buaya, dan hewan buas lainnya.
4. Aves
Hewan bertulang punggung lainnya adalah Aves atau termasuk ke dalam jenis hewan burung, baik burung yang bisa terbang maupun burung yang tidak bisa terbang.
Misalnya saja burung cenderawasih, elang, ayam, bebek, burung unta, dan masih banyak lagi lainnya.
Karakteristik dari hewan ini adalah memiliki sayap, kaki yang kuat, dan bernapas dengan paru-paru.
Tentu saja burung sendiri memiliki beribu-ribu jenis yang berbeda, hampir semua dari burung tersebut termasuk ke dalam hewan yang memiliki tulang punggung.
Uniknya burung adalah spesies yang mempunyai kemampuan berkembang biak yang sangat baik, dalam sekali bertelur burung bisa menghasilkan keturunan dari 5 sampai 12 anakan.
Hal inilah yang membuat spesies burung mempunyai populasi yang cenderung stabil dari jenis hewan lainnya.
5. Mamalia
Vertebrata yang terunik sekaligus terakhir datang dari jenis hewan Mamalia, hewan ini memiliki kemampuan menyusui atau proses berkembang biak berupa melahirkan.
Dalam sekali melahirkan hewan tersebut hanya mampu menghasilkan keturunan dari satu hingga dua ekor saja.
Walaupun hanya mampu berkembang biak dalam jumlah sedikit, namun mamalia tetap memiliki populasi yang tinggi.
Hal ini dikarenakan ia memiliki masa atau usia yang panjang, tentunya hal tersebut sangat bagus bagi populasinya.
Mamalia sendiri merupakan hewan bertulang punggung paling besar dari pada jenis vertebrata lainnya, misalnya saja hewan yang termasuk ke dalam mamalia adalah sapi, kerbau, harimau, lumba-lumba, dan hewan menyusui lainnya.
Vertebrata merupakan penggolongan makhluk hidup yang didasarkan pada karakteristik dari sebuah hewan, dimana hal ini akan membantu pengelompokan hewan yang memiliki karakteristik dan sifat yang sama.
Dalam penelitian sendiri hal tersebut perlu dilakukan agar lebih mudah dalam meneliti atau mengetahui jenis hewan yang baru ditemukan di alam liar.