Mengenal Tangga CM dan Satuan Konversi Panjang

Hijaz.id, Umum — Dalam berbagai ilmu pengetahuan khususnya yang berkaitan dengan hitung-menghitung, pasti tidak lepas dari satuan panjang. Untuk menghitung satuan panjang tersebut, cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan tangga cm.

Tangga tersebut dalam dengan tangga kilometer yang berisi berbagai satuan turunan yang sudah diakui dalam satuan internasional atau SI.

Pengertian Tangga CM

Pengertian Tangga CM
Pengertian Tangga CM

Tangga CM merupakan cara yang dilakukan untuk memudahkan perhitungan satuan panjang dengan cara konversi antar satuan tersebut.

Dalam tangga tersebut setiap anak tangga merupakan satuan panjang dari mulai yang paling tinggi hingga yang paling rendah.

Sehingga dengan menggunakan tangga tersebut dapat menjadi acuan dalam menentukan satuan panjang.

Satuan panjang merupakan satuan penting dalam ilmu matematika yang digunakan untuk pengukuran yang digunakan juga untuk menggambarkan panjang suatu benda.

Setiap satuan panjang dapat di konversikan dengan satuan panjang lainnya. Dimana dengan adanya satuan internasional tersebut menjadi satuan umum yang telah disetujui secara internasional.

Satuan Internasional merupakan satuan yang digunakan oleh semua negara. SI digunakan untuk menjadi pedoman dalam sebuah kerjasama antara negara sehingga tidak menimbulkan kesalahan atau kerugian.

Satuan panjang yang sudah disepakati dalam SI adalah meter (M). Meter tersebut mempunyai satuan turunan yang dijelaskan dalam tangga cm.

Tangga CM dan Konversi Satuan Panjang

Konversi merupakan perubahan nilai. Konversi satuan merupakan perubahan dari satuan awal ke satuan yang dibutuhkan untuk menghitung suatu benda atau jarak.

Konversi satuan tersebut digunakan untuk berbagai macam keperluan, baik untuk perhitungan maupun pengukuran.

Dengan konversi satuan tersebut, pengukuran atau perhitungan tepat dan sesuai.

Biasanya proses untuk mengubah satuan panjang ke satuan lainnya tersebut diperlukan perhitungan yang detail.

Karena jika salah dalam menentukan satuannya, maka jarak akan berubah dan perhitungan tersebut pasti salah.

Oleh karena itu, dengan menggunakan tangga cm tersebut dapat memudahkan melakukan konversi satuan panjang.

Contoh Soal dan Jawaban Menggunakan Tangga CM

Untuk menghitung atau mengkonversikan satuan panjang menggunakan tangga tersebut.

Pertama, Anda harus mengetahui urutan dalam tangga konversi satuan panjang ini, dimulai dari yang paling atas hingga yang paling bawah, yaitu:

  1. KM adalah kilometer
  2. HM adalah hektameter
  3. DAM adalah dekameter
  4. M adalah meter
  5. DM adalah desimeter
  6. CM adalah centimeter
  7. MM adalah milimeter.

Untuk perhitunganya, setiap naik satu tingkat harus dibagi dengan nilai 10. Dan untuk turun tingkat maka harus dikali dengan nilai 10 sesuai dengan jumlah tingkat satuan yang dilalui.

Untuk lebih memudahkan pengkonversian satuan panjang,  berikut soal dan jawaban untuk penjelasan satuan panjang.

  • Anggun mempunyai pohon mangga yang tingginya 10 dm. Karena mengganggu jalan, Anggun memotong bagian atas pohon sehingga tinggi pohon mangga tersebut menjadi 18 cm. Beberapa hari berikutnya, tumbuh tunas baru sehingga tinggi pohon bertambah 35 mm. Berapakah tinggi pohon mangga Anggun sekarang dalam satuan cm?

Diketahui:         tinggi 1 = 10 dm

                        tinggi 2 = 18 cm

                        tinggi 3 = 30 mm

Ditanyakan: tinggi total?

Jawab:

tinggi 1 = 10 dm = 10 x 10 = 100 cm

tinggi 2 = 18 cm

tinggi 3 = 35 mm = 35 / 10 = 3.5 cm

tinggi total        = tinggi 1 – tinggi 2 + tinggi 3

                        = 100 – 18 + 3.5

                        = 85.5 cm

Maka, tinggi pohon mangga milik Anggun sekarang adalah 85.5 cm.

  • PT. Kalmita sedang menyelesaikan proyek aspal sejauh 15 km. Untuk 2 ruas jalan sudah diaspal sepanjang 300 dam dan 5000 m. Maka, berapa             jauh jalan yang belum diaspal tersebut?

Diketahui:         ruas 1   = 300 dam

                        ruas 2   = 5000 m

                        aspal    = 15 km

Ditanyakan: jalan yang belum diaspal?

Jawab:

ruas 1   = 300 dam = 300 x 10 = 3000 m

ruas 2   = 5000 m  

jalan     = 15 km = 15 x 1000 = 15.000 m

Jalan yang belum diaspal          = jalan – ruas 1 – ruasn 2

                                                 = 15.000 – 3000 – 5000

                                                 = 7000 m

Maka, jalan yang belum diaspal sejauh 7000 m.

  • Pak Awan sedang menyambung 3 balok kayu dengan ukuran panjang yaitu 95 cm x 15 dm x 5 m. Berapakah panjang 3 balok tersebut jika sudah disambung menjadi 1 dalam satuan cm?

Diketahui:         balok 1 = 95 cm

                        balok 2 = 15 dm

                        balok 3 = 5 m

Ditanyakan: panjang total?

Jawab:

balok 1 = 95 cm

balok 2 = 15 dm = 15 x 10 = 150 cm

balok 3 = 5 m = 5 x 100 = 500 cm

panjang total     = balok 1 + balok 2 + balok 3

                        = 95 + 150 +500

                        = 745 cm

Maka, panjang balok setelah disambung adalah 745 cm

  • Gina membeli tali dengan panjang 20 m, Tali tersebut dipotong sepanjang 50 dm. Dan ia memotong lagi sepanjang 300 cm. Berapakah sisa panjang tali yang miliki Gina sekarang dalam satuan cm?

Diketahui:         panjang tali = 20 m

                        potongan 1 = 50 dm

                        potongan 2 = 300 cm

Ditanyakan: sisa panjang tali Gina?

Jawab:

potongan 1 = 50 dm = 50 x 10 = 500 cm

potongan 2 = 300

panjang tali = 20 m = 20 x 100 = 2000 cm

sisa panjang     = panjang – potongan 1 – potongan 2

                        = 2000 – 500 – 300

                        = 1200 cm

Maka sisa panjang tali Gina adalah 1200 cm.

  • Rudi sedang berolahraga lagi dan berlari sejauh 5 km lalu berhenti untuk beristirahat, dan Ia melanjutkan lari sejauh 500 m, dan di tempat ke tiga ditempuh sejauh 8.5 dam. Berapakah jarak yang sudah ditempuh oleh Rudi dalam satuan meter?

Ditanyakan:       tempat 1 = 5 km

                        tempat 2 = 500 m

                        tempat 3 = 8.5 dam

Ditanyakan: jarak total?

Jawab:

tempat 1  = 5 km = 5 x 1000 = 5000 m

tempat 2 = 500 m

tempat 3 = 8.5 dam = 8.5 x 10 = 85 m

jarak total          = tempat 1 + tempat 2 + tempat 3

                        = 5000 + 500 + 85

                        = 5585 m

Maka, jarak tempuh lari Rudi sejauh 5585 m.

Tangga cm sangat membantu dalam perhitungan maupun konversi satuan. Karena untuk menghitung suatu pengukuran atau jarak dibutuhkan satuan yang sama agar hasil yang diperoleh tepat dan sesuai.

Jika satuan tersebut tidak sama, maka harus dikonversikan menjadi satu satuan seperti km atau cm sesuai dengan kebutuhan.