in ,

Penyebab ‘Mengerikan’ Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Apa?

Penyebab 'Mengerikan' Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Apa
Penyebab 'Mengerikan' Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Apa

RiauOnline.id, Jakarta — Belum lama Tragedi kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 terjadi, Petugas dari beberap element terus bergerak cepat mencari keberadaan puing-puing Sriwijaya Air SJ 182 ini.

Ada beberapa bagian yang harus mereka temukan untuk mengungkapkan penyebab terjadinya kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini.

Kerja keras petugas ini pada akhirnya membuahkan hasil, FDR dari Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini berhasil ditemukan dengan segera.

FDR dari Pesawat Sriwihaya Air SJ 182 ini sangat berguna untuk kelanjutan dalam pengungkapan penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 ini.

Salah satu Pengamat penerbangan Cheppy Hakim merasa cukup turut bersyukur lantaran Basarnas sudah mendapatkan FDR dari pesawat Sriwijaya yang jatuh.

Info Lainnya:  Aksi Nekad Bocah +62 Lompat ke Sungai Dengan Air Deras, Netizen : Calon TNI AL Nich!

Sebab, data FDR ini dinilai sangat bermanfaat dalam konteks investigasi yang dilakukan oleh tim KNKT. Karena data-datanya kemudian akan dibaca dan dicocokkan dengan tindakan pilot dan rekaman percakapan kokpit.

“Mudah-mudahan black box atau flight data recorder ini bisa terbaca dengan baik. Saya percaya walau terpisah, data penerbangan dan suara di kopit, mudah-mudahan masih bisa terbaca. Dan saya yakin masih bisa terbaca,” katanya.

Info Lainnya:  Tangkapan Suara Misterius saat Rekam Video Pencarian SJ-182 di Laut, Netizen: Suara Minta Tolong!

Bagi Ceppy, proses selanjutnya memang masih terbilang panjang. Karena bukan sekadar membaca saja. Namun juga akan ada analisa mendalam mengenai fakta-fakta yang ada, sambil selanjutnya mencocokkan dengan data-data awal yang diterima.

“Nah, ini adalah kunci, apa yang menyebabkan pesawat bisa seperti itu, yakni mesin masih hidup, lalu turun cepat, hancur lebur. Dari rekaman data penerbangan di kokpit nantinya akan dicocokkan dengan data awal yang dikumpulkan oleh KNKT, dicocokkan ahlinya, sampai disimpulkan apa penyebabnya, apakah A, B, C, dan D.”

“Penyebab kecelakaan biasanya tidak 1, 2, dan 3, tetapi secara akumulatif penyebab terjadinya kecelakaan. Final result ini nantinya selalu diikuti dengan rekomendasi. Ini sangat penting digunakan untuk corrective action, agar tak terulang dengan penyebab yang sama dan mirip-mirip,” katanya lagi.

Info Lainnya:  Viral Penampakan Bocah di Laut Lokasi Jatuh Sriwijaya SJ182? Jadi Perdebatan Netizen!
Halaman: 1 2

Promot Content

Kisah Perjuangan Syekh Ali Jaber Untuk Dapat Nikahi Gadis Asal Lombok NTB

Kisah Perjuangan Syekh Ali Jaber Untuk Dapat Nikahi Gadis Asal Lombok NTB

Kisah Putri Anne 'Istri Arya Saloka' Mualaf

Kisah Putri Anne ‘Istri Arya Saloka’ Mualaf dan Makin Religius: Bisa Belajar dari Internet Kok!