Frontliner: Pengertian, Tugas, Syarat, dan Jenis-Jenis Jabatan

Hijaz.id, Umum — Kebanyakan lowongan kerja dengan posisi frontliner ada di bidang perbankan. Posisi ini biasanya diisi oleh para wanita yang cantik dan bisa mematut dirinya. Orang yang menempati posisi tersebut biasa disebut juga sebagai staff garis depan, dimana dalam menjalankan tugasnya, mereka akan langsung berinteraksi dengan nasabah atau konsumen.

Menjadi seorang pekerja yang berada di garis depan ini memang membanggakan, terutama karena gajinya yang lumayan serta mendapat kesempatan untuk berkenalan dengan banyak orang. Jika Anda tertarik untuk bekerja di posisi ini, sebaiknya Anda simak dulu berbagai hal yang disebutkan di bawah ini.

Pengertian Frontliner

Pengertian Frontliner
Pengertian Frontliner

Sebelumnya, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang disebut dengan frontliner atau posisi garis depan itu.

Posisi garis depan adalah suatu kategori pekerjaan di suatu perusahaan jasa termasuk perbankan. Dan seperti namanya, orang yang menempati posisi ini akan bertugas melayani pelanggan atau customer secara langsung.

Dalam kalimat yang lain, posisi garis depan ini bisa dijabarkan lebih panjang lagi. Yaitu pekerjaan atau fungsi jabatan dalam suatu perusahaan jasa termasuk perbankan yang mempunyai tugas untuk melayani customer atau pelanggan secara langsung,

dimana hal ini juga mencakup memberikan sapaan, senyuman serta rujukan dan solusi apabila memang diperlukan.

Posisi garis depan juga bisa diartikan dengan merujuk langsung pada subjeknya, yaitu orang yang bertugas berhadapan serta berhubungan langsung dengan pelanggan atau customer.

Tugas Frontliner dan Jenis-Jenis Jabatan Frontliner

Secara umum, seorang yang menempati posisi garis depan bertugas untuk melayani pelanggan atau customer secara langsung.

Namun, dari berbagai informasi, seorang yang menempati posisi garis depan ini mempunyai tugas yang lebih rinci yaitu memberikan informasi yang diperlukan oleh customer atau pelanggan dengan sejelas-jelasnya.

Selain itu, orang yang berada di posisi garis depan juga mempunyai tugas tambahan berupa harus bersikap sopan dan berpenampilan menarik karena kedua hal ini merupakan cerminan dari citra perusahaan yang bersangkutan.

Saat Anda memasuki sebuah perusahaan jasa, terutama bidang perbankan, maka Anda akan melihat bahwa posisi garis depan ini diisi oleh customer service dan teller.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai jenis jabatan garis depan tersebut ialah sebagai berikut.

1. Customer Service

Customer service ialah kegiatan yang tujuannya adalah untuk memberikan service atau pelayanan guna menyelesaikan masalah yang tengah dialami oleh konsumen atau pelanggan.

Dalam menjalankan tugasnya ini, seorang customer service harus memberikan pelayanan yang nyaman serta memuaskan.

Karena itu, seorang customer service dituntut mempunyai skill terutama dalam hal memecahkan masalah atau mencarikan suatu jalan keluar bagi konsumen atau pelanggan.

Jika hendak dirinci lebih jauh lagi, maka seorang customer service mempunyai tugas yang disebutkan di bawah ini.

  • Melaksanakan tugas yang telah diberikan oleh atasan
  • Menerima tamu
  • Melayani nasabah, konsumen atau pelanggan dalam hal memberikan pelayanan jasa
  • Melayani berbagai bentuk complain dari konsumen, pelanggan atau nasabah
  • Melayani pembukuan serta penutupan rekening nasabah
  • Memberikan informasi mengenai produk perusahaan jasa yang bersangkutan
  • Berperan sebagai komunikator, yaitu memberikan informasi serta kemudahan kepada pihak yang memerlukan pertolongan, dalam hal ini nasabah, konsumen atau pelanggan

2. Teller

Teller ini biasa dijumpai di bank. Tugasnya adalah untuk memberikan layanan di bidang perbankan kepada nasabah serta calon nasabah suatu bank.

Mengingat tugasnya tersebut, tentu keberadaan teller ini begitu penting karena merekalah yang langsung berinteraksi dengan nasabah.

Karenanya tidak heran jika kemudian teller diwajibkan berpenampilan menarik. Selain itu, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan oleh seorang teller, sebagai berikut:

  • Bertanggung jawab secara penuh pada kesesuaian kas yang telah diterimanya dengan jumlah kas yang ada di sistem
  • Wajib memberikan kwitansi pada nasabah yang melakukan transaksi sekaligus menandatanganinya sebagai tanda bahwa kwitansi tersebut sah
  • Melakukan transaksi pembayaran, baik itu tunai ataupun non tunai pada nasabah yang melakukannya sekaligus mengupdate data transaksi yang ada dalam sistem komputer
  • Setiap kali ada yang melakukan tarik tunai ataupun setor uang, teller wajib menghitungnya terlebih dahuu
  • Menjaga penampilan agar selalu sesuai dengan standar bank
  • Bersikap ramah pada semua nasabah, memberi salam dan diakhiri dengan ucapan terima kasih
  • Wajib datang tepat waktu serta turut memastikan bahwa berbagai perlengkapan berfungsi dengan baik. Perlengkapan yang dimaksud diantaranya ialah alat hitung dan komputer

Syarat Menjadi Seorang Frontliner dan Perilaku Penting yang Harus Ditunjukkan

Mengingat staf yang ada di posisi garis depan itu adalah orang-orang yang akan berhubungan langsung dengan pelanggan, nasabah atau konsumen, maka tidak heran jika yang bersangkutan wajib memberikan kesan yang menarik setiap waktu.

Setidaknya staf di posisi garis depan harus memenuhi sejumlah syarat.

Adapun syarat yang dimaksud ialah sehat jasmani dan rohani, tinggi badannya profesional, berat badannya ideal, wajah dan penampilannya menarik, bisa bekerja sama, pandai bersosialisasi dengan orang baru, budi pekertinya bagus, bijaksana, mempunyai jiwa sosial yang tinggi, tidak suka menggunakan kata-kata kasar serta tidak mudah terpancing emosinya.

Selain itu, staf di posisi garis depan juga harus mampu mengendalikan dirinya sendiri, cekatan, energik, mempunyai selera humor, mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan juga diharuskan mempunyai mental yang kuat supaya bisa melayani konsumen, pelanggan atau nasabah dengan maksimal.

Kemudian, jika berbicara mengenai perilaku, maka ada beberapa perilaku penting yang harus diperhatikan oleh para frontliner dalam melaksanakan tugasnya.

Adapun perilaku yang dimaksud ialah sebagai berikut.

  • Selalu tersenyum dengan tulus setiap kali melayani pelanggan meskipun suasana hati sedang tidak nyaman
  • Selalu menampilkan wajah yang hangat dan bersemangat
  • Menganggap pelanggan, konsumen atau nasabah sebagai orang yang penting sehingga selalu memberikan upaya yang terbaik dalam melayani mereka
  • Selalu bersedia mendengarkan apa yang diutarakan oleh pelanggan, konsumen atau nasabah
  • Tidak merasa lebih paham tentang apa yang diinginkan dan yang terbaik untuk pelanggan
  • Menyebutkan nama pelanggan dengan jelas
  • Menampilkan bahasa tubuh yang baik dan harus menghindari hal-hal yang sekiranya bisa menghambat komunikasi antara dirinya dengan pelanggan, konsumen atau nasabah. Contohnya duduk dengan posisi miring, menggaruk tangan atau yang lainnya
  • Menggunakan pilihan kata yang halus, benar dan sopan
  • Wajib mengetahui produk-produk apa saja yang dimiliki oleh perusahaan, baik itu secara konsep ataupun secara teknis
  • Tampil rapi dalam berbagai kesempatan dan menggunakan riasan yang tidak terlalu mencolok

Susah ya menjadi frontliner? Susah tidaknya suatu pekerjaan sebenarnya tergantung pada siapa yang menjalankan.

Jika memang yang menjalankanyan merasa senang, maka pekerjaan tidak akan terasa susah. Begitu pula sebaliknya.

Semoga ulasan di atas bisa memberikan tambahan pengetahuan pada Anda.