Berikut Penjelasan Lengkap Seputar Evaluasi

Hijaz.id, Umum — Setelah sebuah kegiatan dilakukan, maka pihak penyelenggara kegiatan tersebut pasti ingin meneliti apakah acara yang dilakukan sudah berjalan dengan maksimal ataukah belum. Apakah semua rencana acara bisa terlaksana dengan baik dan tujuannya bisa tercapai. Untuk itulah setiap selesai kegiatan, diperlukan sebuah langkah yang dinamakan evaluasi.

Pengertian Evaluasi

Evaluasi  secara umum bisa diartikan sebagai sebuah proses identifikasi untuk mengukur tau menilai apakah sebuah kegiatan ataupun porgram yang telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan atau tujuan yang hendak dicapai.

Pengertian berikutnya merupakan sebuah kegiatan mengumpulkan informasi dari kinerja sesuatu yang bisa berupa metode, manusia, dan peralatan.

Dimana informasi tersebut akan digunakan untuk menentukan alternatif terbaik saat membuat keputusan. Kegiatan ini bisa juga disebut dengan istilah penilaian dan pertimbangan.

Kegiatan penilaian ini dilakukan bertujuan untuk mengumpulkan beberapa informasi seperti:

  1. Tingkat pencapaian sebuah kegiatan yang sudah dilakukan, apakah sesuai dengan tujuannya atau belum.
  2. Tingkat kemajuan sebuah kegiatan
  3. Hal-hal yang perlu diperbaiki atau dilakukan di masa yang akan datang.

Pengertian Evaluasi Menurut Ahli

Pengertian Evaluasi Menurut Ahli
Pengertian Evaluasi Menurut Ahli

1. Norman E. Gronlund (1976)

Suatu proses yang sistematis guna menentukan atau membuat sebuah keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pembelajaran siswa tercapai.

2. Anne Anastasi (1978)

Sebuah proses sistematis guna menentukan sejauh mana tujuan yang diinstruksikan dicapai oleh seseorang.

3. Sajekti Rusi (1988)

Sebuah proses untuk menilai sesuatu yang di dalamnya mencakup deskripsi tingkah laku murid baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

4. A. D. Rooijakkers

Sebuah usaha/proses dalam menentukan nilai-nilai. Penilaian juga bisa diartikan sebagai proses memberikan nilai berdasarkan data kuantitatif yang diperoleh dari hasil pengukuran untuk kepentingan pengambilan keputusan.

5. Abdul Basir

Proses pengumpulan data yang bersifat deskriptif, informatif, prediktif, dan juga dilaksanakan secara sistematis serta bertahap. Proses pengumpulan data ini bertujuan untuk menentukan kebijakan dalam usaha memperbaiki kualitas pendidikan.

6. Suharsimi Arikunto (2003)

Serangkaian kegiatan yang tujuannya untuk mengukur tingkat keberhasilan sebuah program pendidikan.

7. Ahmad (20007)

Sebuah proses sistematis untuk menentukan nilai dari sesuatu misalnya ketentuan, kegiatan, unjuk kerja, orang, proses, objek, dan lain sebagainya berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan melalui sebuah penilaian.

8. Crawford (2000)

Sebuah proses yang dilaksanakan oleh seseorang untuk melihat sejauh mana keberhasilan suatu program.

9. Uzer (2007)

Sebuah proses yang harus ditempuh oleh seseorang untuk memperoleh informasi yang bermafaat untuk menentukan dua atau lebih alternatif yang diinginkan.

10. Djaali dan Pudji (2008)

Sebuah proses memperhitungkan suatu hal yang berlandaskan kriteria ataupun tujuan yang sebelumnya sudah ditetapkan. Kemudian selanjutnya diiringi dengan pengambilan keputusan atas objek yang dinilai tersebut.

Tujuan Evaluasi

Sebuah kegiatan penilaian memiliki tujuan antara lain untuk:

  1. Mengetahui seberapa bagusnya tingkat penguasaan seseorang terhadap kompetensi yang sudah ditetapkan.
  2. Untuk mengetahui apa kesulitan yang dihadapi oleh seseorang atau sebuah panitia dalam melaksanakan kegiatannya, sehingga di waktu yang akan datang dapat dilakukan diagnosis dan kemungkinan bisa dilakukan remedial.
  3. Guna mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas sebuah metode, media, dan juga sumberdaya yang digunakan dalam menjalankan kegiatan.
  4. Menjadi sebuah umpan balik dan proses penggalian informasi yang penting bagi panitia sebuah kegiatan ataupun tim penilai untuk memperbaiki kekurangan yang ada selama jalannya acara. Umpan balik dan informasi penting ini bisa digunakan untuk perbaikan dalam menangani acara dan mengambil keputusan di masa yang akan datang.
  5. Untuk menyediakan pertanggungjawaban sebuah aktivitas kepada publik, pejabat, ataupun lembaga donor yang telah menyumbang.
  6. Membagikan kontribusi penjelasan ilmiah tentang hasil sebuah program.

Fungsi Evaluasi

Fungsi Diagnosa

Fungsi ini bertujuan untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan seseorang untuk bidang kompetensi tertentu.

Misalnya saja untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekuragan karyawan A dalam menjalankan tugasnya sebagai manajer keuangan.

Fungsi Selektif

Fungsi untuk menyeleksi apakah seseorang tersebut pantas dan memiliki kompetensi standar yang memadahi jika ditempatkan dalam posisi tertentu.

Misalnya saja proses penentuan apakah seseorang bisa diterima bekerja untuk mengisi suatu posisi tertentu atau tidak, menentukan apakah Mr. A bisa naik jabatan atau tidak, dan lain sebagainya.

Fungsi Penempatan

Digunakan untuk mnegetahui posisi apa yang paling sesuai ditempati oleh seseorag dalam suatu perusahaan atau bidang tertentu.

Misalnya saja analisis dilakukan untuk mengetahui posisi terbaik yang pantas diduduki oleh karyawan A dalam sebuah perusahaan sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya.

Fungsi Pengukuran Keberhasilan

Penilaian bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan sebuah program yang telah dijalankan. Hal-hal yang dinilai ini termasuk metode yang digunakan, penggunaan sarana dan prasarana, serta pencapaian tujuan yang telah disusun di awal.

Tahap Evaluasi

Sebuah kegiatan penilaian yang baik selalu mengikuti 5 tahapan di bawah ini:

Penentuan Topik

Memang tahapan penilaian bisa dilakukan untuk semua aspek kegiatan, mulai dari penilaian rencana kerja, efektivitas sarana dan prasarana, hingga ketercapaian tujuan.

Namun sebaiknya satu aspek harus ditentukan dalam 1 jenis penilaian tersendiri. Misalnya saja, evaluasi hasil kegiatan, penilaian capaian program, penilaian keterampilan tim, dan lain sebagainya.

Merencanakan Kegiatan

Sebelum kegiatan penilaian dilakukan, hendaknya dilakukan desain proses penilaian yang ingin dilakukan. Sehingga nantinya tidak ada satupun aspek penilaian yang terlewatkan atau terlupakan.

Mengumpulkan Data

Kegiatan ini di dalamnya termasuk mengumpulkan data dan mencatat semua informasi sesuai dengan perencanaan kegiatan evaluasi.

Hendaknya data dikumpulkan berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah, seperti pengumpulan bukti-bukti kuantitatif dan juga kualitatif.

Mengolah dan Analisis Data

Data yang telah dikumpulkan sesuai dengan kaidah ilmiah kemudian harus diolah dan dianalisis terlebih dahulu agar lebih mudah dipahami.

Langkah pertama adalah dengan mengolah data seperti mengelompokkan dalam jenisnya masing-masing, kemudian baru bisa dianalisis. Selanjutnya bisa dirancang tolak ukur waktu sebagai pedoman evaluasi.

Membuat Laporan

Langkah akhir yang harus dilakukan oleh seseorang evaluator adalah dengan membuat laporan hasil penilaian.

Laporan ini disusun agar pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan bisa mengetahui bagaimana hasil akhir penilaian dari sebuah acara atau kegiatan yang sudah dilakukan.

Laporan ini juga berfungsi sebagai bahan pertimbangan untuk masa mendatang.