Hijaz.id, Umum — Bhineka tunggal ika dalam arti singkat merupakan moto atau semboyan bangsa Indonesia yang diambil dari frasa bahasa Jawa kuno yang apabila diterjemahkan berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.
Apabila kita artikan dari kata perkata, kata bhinneka sendiri berarti “beraneka ragam” atau juga bisa diartikan berbeda-beda, tunggal berarti “satu”, dan kata ika berarti “itu”.
Daftar Isi
Pengertian dan Arti Bhineka Tunggal Ika
Pengertian dari semboyan itu sendiri merupakan sebuah moto atau semboyan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang mempunyai arti “berbeda-beda tetapi tetap satu jua” yang membuat bangsa Indonesia makin kuat.
Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, sudah sepantasnya kita harus mengamalkan semboyan tersebut pada kehidupan sehari-hari.
Arti dari Bhineka Tunggal Ika sendiri mempunyai makna yang luas sebab mencakup seluruh bangsa Indonesia.
Meskipun terpisah antara satu tempat dengan tempat lain, namun tetap semuanya harus tetap bersatu. Itulah makna semboyan ini yang sesungguhnya.
Mengapa negara Indonesia memakai semboyan ini?
Sebab negara kita notabene terpisah-pisah, maka perlu adanya pemersatu untuk menghancurkan jarak tersebut, untuk itulah semboyan ini sangat tepat diterapkan di Indonesia.
Semboyan tersebut juga terdapat pada lambang dasar negara kita yakni Pancasila.
Makna Bhineka Tunggal Ika

Bhinneka tunggal ika memiliki makna yang sangat besar bagi bangsa Indonesia, dimana semboyan ini sebagai pemersatu bangsa.
Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki sebanyak 17.000 lebih pulau, 60% wilayah laut yang memisahkan beragam pulau, dan terdapat suku daerah atau ras yang berbeda-beda.
Dengan perbedaan yang sangat besar antara tiap-tiap daerah di Indonesia ini, membuat Indonesia harus bisa disatukan dengan sebuah cara.
Yang mana semboyan ini adalah cara Indonesia dalam menyatukan wilayah yang memiliki latar belakang dan sejarah yang berbeda tiap daerahnya.
Bukan hanya itu saja, namun semboyan yang satu ini sangat penting sebagai tonggak tercapainya tujuan bangsa, hal itulah yang membuat semboyan ini dibawa oleh burung garuda yang memiliki lambang tujuan bangsa berupa Pancasila.
Di sini semboyan Bhinneka tunggal ika dituliskan pada sebuah pita, kemudian dibawa oleh burung garuda dengan cara mencengkramnya menggunakan kaki.
Prinsip Bhineka Tunggal Ika
Common Denominator
Pada dasarnya, semboyan ini memiliki prinsip-prinsip yang miliki latar belakangnya, salah satunya ialah prinsip Common denominator atau persamaan secara umum.
Prinsip ini bisa diartikan sebagai modal masyarakat Indonesia yang mana setiap perbedaan tentu terdapat suatu persamaan, sehingga tak perlu ada yang diperdebatkan secara serius hingga menimbulkan konflik.
Tidak Mempunyai Sifat Formalistis
Prinsip yang selanjutnya ialah tak bersifat formalistik, artinya dalam Bhinneka tunggal ika tak mengajarkan formalistik antar sesama warga negara.
Namun, di sini masyarakat harus memberi rasa hormat serta rukun pada masyarakat lainnya. Oleh karena itu akan muncul yang disebut kehidupan masyarakat.
Semboyan ini tidak memiliki sifat formalistik ini. Selain itu, semboyan ini mengandung arti bahwa negara Indonesia memperbolehkan masyarakatnya hidup secara universal atau menyeluruh, tak ada diskriminasi terhadap satu pihak tertentu.
Melainkan semua bergabung jadi satu untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera.
Tidak Bersifat Enklusif
Semboyan ini pun mengandung prinsip yang tidak bersifat enklusif, yang mana setiap kelompok, suku, maupun organisasi di Indonesia diperlakukan secara sama.
Di sini kelompok yang besar atau disebut sebagai mayoritas juga tak diperbolehkan memaksa kehendak atas kelompok yang minoritas, hal ini agar masyarakat Indonesia tidak mengalami perpecahan karena adanya sebuah kelompok atau organisasi.
Akan tetapi dengan adanya prinsip ini bukan berarti tidak memperbolehkan adanya kelompok, melainkan kelompok ini bisa berdiri tetapi tetap harus menghormati kelompok yang memiliki pemahaman berbeda dengan mereka.
Memiliki Sifat Konvergen
Sifat konvergen adalah sifat dewasa dalam menghadapi suatu perbedaan pendapat atau perbedaan budaya, yang mana jika terdapat pertikaian atau konflik sebaiknya diselesaikan dengan mencari titik temu antara kedua belah pihak.
Di sini semuanya harus terbuka dan sebisa mungkin tak mementingkan satu belah pihak saja.
Dalam Bhinneka tunggal ika sendiri menjadikan sifat konvergen sebagai salah satu prinsip utama, masyarakat Indonesia tak boleh sepihak mementingkan atau satu belah pihak saja.
Namun, di sini kedua belah pihak dapat melakukan musyawarah dengan baik agar memiliki titik temu antara kedua belah pihak, hal ini bertujuan untuk mengurangi pertikaian atau konflik yang mungkin saja terjadi di Indonesia.
Tujuan Bhineka Tunggal Ika
Memperkuat Persatuan Bangsa Indonesia
Semboyan ini digunakan sebagai pondasi Negara Indonesia bukan tanpa alasan, tetapi semboyan yang satu ini memiliki tujuan yang sangat mulia bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tujuan yang pertama ialah sebagai pemersatu bangsa, hal ini tentu saja tidak asing lagi mengingat Bhinneka memang memiliki tujuan utama untuk menyatukan bangsa Indonesia sejak era kemerdekaan.
Meminimalisasi Timbulnya Konflik
Keberadaan toleransi yang sangat besar merupakan ciri khas dari Bhinneka tunggal ika, sehingga semboyan ini pun memiliki tujuan untuk meredam konflik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Tidak heran jika timbul masalah atau konflik, masyarakat Indonesia cenderung mampu menyelesaikannya secara bermusyawarah.
Pertahanan Kesatuan Bangsa
Indonesia memang mempunyai wilayah yang sangat luas juga keberagaman budaya dan pemikiran masing-masing, tetapi suatu wilayah atau daerah tentunya banyak yang tidak suka dengan daerah lainnya.
Hal ini mengakibatkan Indonesia cukup rawan akan terpecah belah. Di sinilah peran kebhinnekaan sangat penting guna mempertahankan kesatuan bangsa.
Untuk Mencapai Cita-cita Negara Indonesia
Semboyan ini biasa ditulis dalam pita yang dipegang oleh garuda, di garuda tersebut terdapat lambang tujuan negara yakni Pancasila.
Semboyan yang berasal dari bahasa kuno ini yang memiliki peranan penting terhadap tercapainya tujuan negara berupa Pancasila.
Untuk menciptakan perdamaian bangsa
Seseorang yang mempunyai pendapat berbeda dengan lainnya tentu sering kali terjadi konflik, bukan hanya perseorangan saja tetapi kelompok, organisasi, bahkan sebuah wilayah bisa terjadi konflik.
Maka, di sinilah semboyan ini sangat berguna untuk menyadarkan masyarakat akan pendapat yang tidak boleh dipaksakan.
Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani
Masyarakat madani adalah masyarakat yang memiliki adab terhadap sesama, bermasyarakat damai merupakan ciri khas masyarakat madani.
Semoga ulasan ini juga menjadi salah satu hal yang membuat kita membuka mata bahwa yang sangat penting dari Bhinneka tunggal ika adalah masyarakat Indonesia mampu bersosial tanpa harus memandang suku, ras, ataupun perbedaan lainnya.
Semoga bermanfaat!