Hijaz.id, Umum — Balok merupakan bentuk yang pastinya tidak asing bagi Anda. Batangan ini memiliki bentuk bangun ruang bidang datar yang pastinya berpengaruh dalam kehidupan. Jika Anda berada di bangku sekolah pasti mendapatkan materi tentang bangun datar. Hal ini yang nantinya akan berguna jika cita-cita Anda berkaitan dengan bangun datar.
Salah satu contohnya apabila Anda ingin menjadi arsitek, maka harus menguasai bangun datar termasuk pada batangan ini. Wawasan mengenai batangan tentu menjadi salah satu hal yang perlu diketahui setidaknya dipahami secara umum. Simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.
Daftar Isi
Pengertian Balok

Balok merupakan bangun ruang sisi datar yang memiliki tiga pasang sisi yang saling berhadapan satu sama lain dengan bentuk dan ukuran yang sama.
Tiap sisi pada bagian balok ini berbentuk persegi panjang yang saling berhadapan satu sama lain berupa bangun ruang sisi datar.
Batangan terdiri dari enam sisi, dua belas rusuk, dan delapan titik sudut. Sedangkan apabila dibentuk oleh enam persegi sama sisi dan sebangun disebut sebagai kubus.
Anda dapat menemukannya dalam kehidupan sehari-hari melihat berbagai peralatan yang berbentuk batangan.
Kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari memang tidaklah spesifik dan mungkin sedikit dari Anda yang menyadari kegunaan pengetahuan tentang batangan sebagai bangun datar.
Berbagai alat peraga yang memiliki bentuk batangan di berbagai lingkungan tentu merupakan hasil dari pembelajaran matematika. Karena Anda telah mengetahui dasar dari batangan ini.
Sifat Balok
Agar semakin memahami tentang balok, Anda akan diberi penjelasan tentang sifat-sifat batangan itu sendiri.
Meskipun bukan merupakan sifat yang melekat seperti pada makhluk hidup, sifat bangun ruang ini dapat dikatakan sebagai ciri khas yang melekat pada batangan.
Sifat batangan telah dipisahkan pada poin-poin di bawah ini.
Tiga Pasang Sisinya Berbentuk Persegi Panjang
Dapat dikatakan balok ketika dalam bangun ruang sisi datar terdapat minimal dua pasang sisi yang memiliki bentuk persegi panjang.
Hal ini tentu memudahkan bagi Anda untuk mengidentifikasi adanya batangan dalam sebuah bentuk bangun ruang.
Perhatikan pada setiap sisi bangun ruang yang Anda lihat, jika bangun ruang tersebut memiliki dua sisi yang sama panjang, maka bangun tersebut dapat dikategorikan menjadi balok.
Rusuk yang Sejajar Memiliki Ukuran yang Mama Panjang
Bila Anda melihat balok, perhatikan pada masing-masing sisinya bahwa delapan rusuk pada batangan memiliki ukuran yang sama.
Apabila Anda mendapati sebuah bangun datar yang memiliki sisi yang sama namun rusuknya berbeda, maka itu bukanlah batangan.
Semua Diagonal Bidang Sisi yang Berhadapan Memiliki Ukuran yang Sama
Dari diagonal bidang sisi yang berhadapan juga memiliki ukuran yang sama panjang. Enam sisi yang berhadapan tersebut memiliki panjang diagonal yang sama panjang.
Semua Diagonal Ruang Memiliki Ukuran yang Sama
Selain diagonal bidang sisi juga terdapat diagonal bidang ruang yang juga sama panjangnya.
Bidang Diagonal Pada Balok Memiliki Bentuk Persegi Panjang
Perhatikan kondisi batangan, masing-masing bidang diagonal memiliki bentuk persegi panjang.
Jika dilihat pada bidang diagonal lain juga memiliki bentuk persegi panjang pula. Ini merupakan sifat batangan yang terakhir.
Unsur dan Elemen Balok
Selain memiliki sifat, batangan juga memiliki unsur-unsur yang membedakannya dengan bangunan yang lainnya.
Unsur balok terdiri dari enam bagian, simak bagian beserta masing-masing penjelasannya di bawah ini.
1. Bidang atau Sisi
Sisi pada batangan ini memiliki peran untuk membatasi masing-masing bagian satu dengan bagian yang lain. Batangan memiliki 6 sisi atau tiga pasang yang memiliki ukuran yang sama panjang.
2. Rusuk
Rusuk pada batangan adalah sebuah garis potongan antara dua sisi bidang dan dapat juga dikatakan sebagai kerangka yang menyusun balok.
Batangan memiliki 12 rusuk yang merupakan jumlah rusuk yang sama pada kubus.
3. Titik Sudut
Titik sudut pada batangan adalah titik potongan antaraa dua atau tiga rusuk yang berjumlah 8.
4. Diagonal Bidang atau Diagonal Sisi
Diagonal bidang atau yang bisa disebut pula diagonal sisi pada batangan adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan pada setiap bidang atau sisi pada batangan itu sendiri.
Sama dengan kubus, batangan juga memiliki 12 diagonal bidang atau sisi.
5. Diagonal Ruang
Diagonal ruang pada batangan adalah sebuah garis yang menghubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan dalam satu ruang yang berjumlah empat. Jumlah diagonal ini sama dengan kubus juga.
6. Bidang Diagonal
Bidang diagonal pada batangan adalah dibatasi oleh dua rusuk dan dua diagonal bidang. Jumlah dari bidang diagonal adalah enam yang sama dengan jumlah yang dimiliki oleh kubus.
Selain memiliki unsur, batangan juga memiliki elemen. Elemen pada batangan terdiri dari tiga, yaitu panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t).
Ketiga elemen ini akan digunakan pada saat ingin mengetahui rumus. Biasanya salah satu atau salah dua dari ketiganya akan diberitahu. Namun hal ini dibedakan sesuai dengan jenis soalnya.
Panjang merupakan bagian rusuk terpanjang pada alas batangan. Lebar merupakan rusuk terpendek dari jumlah sisi alas pada batangan. Dan tinggi merupakan rusuk yang tegak lurus terhadap panjang dan lebar batangan.
Rumus Balok
Dari penjelasan lengkap di atas, adapun rumus pada balok terdiri dari tiga, yaitu volume, keliling, dan luas permukaan.
Rumus ketiganya akan dijabarkan seperti di bawah ini.
Volume (V) = p x l x t
Keliling (K) = 4 (p + l + t)
Luas Permukaan (L) = 2 (p x l) + (l x t) + (p x t)
Bagian yang ingin diketahui pada batangan biasanya terdiri dari tiga hal di atas. Namun ada juga soal yang ingin mengetahui diagonal ruang dan diagonal bidang.
Dengan menggunakan panjang, lebar, dan tinggi Anda dapat mengetahui jumlah diagonal ruang dan diagonal bidang tergantung dari posisi sisinya.
Adapun rumus diagonal ruang adalah :
DR =
Setelah itu, untuk rumus menghitung diagonal bidang sendiri ada tiga, yaitu :
DB =
DB =
DB =
Dengan rumus di atas, tentu sangat memudahkan bagi Anda untuk mengerjakan soal bukan?
Kuncinya adalah memahami setiap bagian pada batangan sehingga akan memudahkan pula untuk mengerjakan setiap bagian pada rumus yang telah tercantum di atas. Semoga artikel ini dapat membantu bagi Anda.