INTERNET

Agoda Hadirkan Asisten AI untuk Pesan Tiket dan Itinerary

Agoda Hadirkan Asisten AI untuk Pesan Tiket dan Itinerary

Platform perjalanan digital Agoda memperbarui pengalaman pemesanan penerbangan dan akomodasi dengan meluncurkan asisten berbasis kecerdasan buatan. Setelah melalui tahap uji coba terbatas pada September 2026, inovasi tersebut kini resmi diperluas ke 21 negara termasuk Indonesia.

Fitur Terpadu Tanpa Pindah Aplikasi

Kehadiran fitur asisten AI di dalam aplikasi dirancang untuk membantu pengguna mencari inspirasi, menyusun itinerary, hingga menyelesaikan transaksi secara langsung tanpa perlu berpindah platform. Kepala Eksekutif Agoda, Omri Morgenshtern, menyatakan bahwa proses perencanaan perjalanan selama ini masih tersebar di berbagai platform.

Wisatawan kerap harus berpindah-pindah antara aplikasi, tab, pesan, hingga spreadsheet hanya untuk mengatur satu perjalanan. Melalui Asisten AI Agoda, perusahaan ingin mengubah pengalaman tersebut dengan menghadirkan asisten cerdas yang mampu memahami preferensi dan kebutuhan perjalanan setiap wisatawan serta menyesuaikan rekomendasinya, seperti disampaikan Omri dalam keterangannya pada Sabtu (31/10/2026).

Tujuan perusahaan adalah mengurangi berbagai pekerjaan berulang dalam merencanakan perjalanan agar wisatawan bisa mengambil keputusan dengan lebih percaya diri. Selama ini, perencanaan liburan sering kali merepotkan karena pengguna harus membuka banyak aplikasi sekaligus mulai dari percakapan AI, mesin pencari, situs ulasan, hingga peta digital.

Kendala lain yang sering muncul adalah rekomendasi yang ditemukan tidak memiliki kejelasan harga atau ketersediaan pada tanggal yang diinginkan. Asisten cerdas ini memangkas proses rumit tersebut dengan menghubungkan layanan percakapan langsung ke lebih dari 6 juta pilihan akomodasi, penerbangan, tur, serta atraksi wisata milik Agoda.

Cara Penggunaan dan Dukungan Teknologi

Dalam penerapannya, pengguna cukup memasukkan perintah sederhana seperti menyusun itinerary liburan keluarga lima hari ke Osaka. Sistem secara otomatis membandingkan area wisata, merekomendasikan tempat makan, serta menampilkan pilihan hotel dan tiket pesawat yang tersedia secara langsung.

Seluruh detail rencana disimpan dalam satu tampilan terpadu yang memudahkan wisatawan memantau tempat impian maupun transaksi yang sedang berjalan. Fleksibilitas teknologi ini didukung oleh integrasi kecerdasan buatan multi-platform yang memanfaatkan model OpenAI untuk mendukung percakapan natural.

Selain itu, platform ini juga menggunakan Gemini dengan Google Maps Grounding untuk menyajikan data lokasi terkini termasuk rating, jam operasional, dan foto tempat wisata. Hasil uji coba versi beta menunjukkan respons positif dari pasar dengan pengguna yang memanfaatkan fitur perencana berbasis AI tercatat lebih sering melakukan pemesanan paket terpadu, yang menggabungkan hotel, transportasi, dan tiket masuk atraksi dalam satu rangkaian transaksi.

Mungkin Anda Suka