Daftar Isi
Harga emas yang dijual di Pegadaian pada Selasa, 27 Oktober 2026, menunjukkan variasi untuk produk Galeri24, Antam, dan UBS. Berdasarkan data dari laman resmi Pegadaian, harga logam mulia produksi Antam berada di posisi tertinggi yang mencapai Rp 2,58 juta per gram.
Daftar Harga Emas Pegadaian
Harga emas Galeri24 dipatok sebesar Rp 2.478.000 per gram, sedangkan emas Antam ditetapkan senilai Rp 2.589.000 per gram. Adapun harga emas UBS berada di angka Rp 2.501.000 per gram, di mana seluruh daftar harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai pembaruan dari pihak Pegadaian.
Ketiga jenis emas batangan itu hadir dalam beragam pilihan berat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Produk Galeri24 menyediakan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia dari ukuran 0,5 gram sampai 500 gram, dan Antam menawarkan pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.
Pergerakan Harga Emas Dunia
Sebelumnya pada Senin, 26 Oktober 2026, harga emas global mengalami penguatan dan bangkit dari level terendah dalam lebih dari tiga bulan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi menjelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).
Harga emas di pasar spot mencatat kenaikan 0,6 persen menjadi US$ 4.020,60 per ons pada pukul 14.09 EDT setelah sempat menyentuh US$ 3.975 pada Jumat, yang merupakan titik terendah sejak 20 Juli 2026. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turut ditutup naik 0,8 persen ke level US$ 4.038,40 per ons.
Analis StoneX, Bob Haberkorn, mengatakan bahwa penurunan harga minyak mentah turut memberikan dukungan bagi emas selain adanya aksi beli saat harga rendah. Ia menambahkan bahwa aktivitas perdagangan kemungkinan akan cenderung sepi dan bertahan di kisaran US$ 4.000 sampai pengumuman resmi dari The Fed dirilis.
Faktor Pendukung dan Kebijakan Suku Bunga
Penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi meskipun pasar tetap mencermati potensi gangguan pasokan baru yang dapat memicu tekanan harga. Keputusan suku bunga oleh The Fed dijadwalkan pada Rabu, dengan pasar secara luas memperkirakan adanya jeda kenaikan suku bunga setelah langkah serupa pada September.
Para pengambil kebijakan di The Fed mengisyaratkan bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga jangka pendek AS pada minggu ini. Namun, investor meyakini jeda tersebut tidak akan berlangsung lama karena isu inflasi masih menjadi perhatian utama.
Selain itu, para investor turut menantikan rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada hari Kamis serta memantau perkembangan pemilihan umum paruh waktu AS pada 3 November yang dapat memengaruhi kebijakan fiskal dan sentimen pasar. Di antara logam mulia lainnya, harga perak spot naik 0,2 persen menjadi US$ 54,01 per ons, platinum turun 1,2 persen menjadi US$ 1.532,55 per ons, dan paladium naik 0,5 persen menjadi US$ 1.048,70 per ons.





