Perjanjian Saragosa dan Titik Awal Bangsa Spanyol Menjelajah Indonesia

RiauOnline.id, Sejarah — Pelaut Spanyol berhasil mencapai Kepulauan Maluku pada tahun 1521 setelah terlebih dahulu singgah di Filipina disambut baik oleh rakyat Tidore.

Bangsa Spanyol dimanfaatkan oleh rakyat Tidore untuk bersekutu dalam melawan rakyat Ternate.

Maka pada tahun 1534, diterbitkan perjanjian Saragosa (tahun 1534) yang isinya antara lain pernyataan bahwa bangsa Spanyol memperoleh wilayah perdagangan di Filipina sedangkan bangsa Portugis tetap berada di Kepulauan Maluku.

Spanyol :

# Colombus – ( penemu jalan ke Amerika, mendarat di kepulauan Bahama dan Haiti 1492)

Pelayarannya dimulai kearah barat menyeberangi Samudera Atlantik dan berhasil mendarat di kepulauan Bahama dan menemukan Benua Amerika.

Nama Amerika diambil dari nama pendamping Columbus saat melakukan pelayaran, dia adalah Amerigo Vespucci.

# Ferdinand de Magelhaenz – (pengeliling dunia pertama 1519 – 1522)

Ia berlayar ke arah barat mengikuti jejak Columbus. Adapun rute yang ditempuh adalah dari Tanjung Verde (di Lautan Atlantik) menyeberang kearah selatan hingga mencapai ujung Benua amerika (Selat Magelhaens).

Dari sini dia menyeberangi lautan Pasifik kearah barat dan berhasil mendarat ke Pulau Guam.

Dari Pulau Guam pelayaran diteruskan ke Filipina, di Filipina dia mendapat masalah dengan penduduk local hingga dia tewa (1512).

Kemudian pelayaran dilanjutkan oleh Juan Sebastian del Cano. Mereka singgah di Maluku untuk membeli rempah-rempah dan dibawa kembali ke Sepanyol.

Negara-negara eropa yang lain seperti Inggris, Perancis, Belanda dll akhirnya mengikuti jejak Portugis dan Spanyol mengadakan penjelajahan samudera.