Hijaz.id, Umum — Siapa yang tidak kenal dengan Pramuka? Pramuka, atau Praja Muda Karana merupakan organisasi non-formal di bidang kepaduan. Pramuka bisa juga diartikan menjadi rakyat muda yang suka berkarya.
Dalam pramuka terdapat tingkatan-tingkatan yang disesuaikan dengan usia. Setiap tingkatan ini memiliki kode kehormatan masing-masing, seperti dasa darma pramuka yang mana menjadi kode kehormatan bagi tingkat penggalang ke atas.
Kode kehormatan tersebut memiliki rangkaian isi. Tidak hanya mengikuti prinsip-prinsip pramuka, tetapi juga metode pramuka.
Dasa darma memiliki isi berupa sepuluh tindakan terpuji yang harus dimiliki oleh anggota pramuka dengan tingkat penggalan dan setelahnya.
Daftar Isi
Mengenal Dasa Darma Pramuka

Kode kehormatan dasa darma ini diberikan pada tingkatan tertentu bukan hanya sekadar pemberian tanda kehormatan saja, dasa darma memiliki makna pada isinya.
Dasa darma jika diartikan dari katanya dibagi menjadi dua yaitu ‘dasa’ yang berarti ‘sepuluh’ dan ‘darma’ yang berarti perbuatan mulia atau terpuji.
Jadi dasa darma merupakan sepuluh perbuatan terbuji atau mulia yang lebih baik dimiliki oleh para anggota pramuka seiring bertambahnya tingkatan. Kesepuluh perbuatan tersebut bisa dijadikan pedoman dalam bertindak di kehidupan sehari-hari.
Dasa darma tidak muncul begitu saja, kode kehormatan sekaligus pedoman bagi anggota pramuka ini diciptakan atas gagasan banyak pihak.
Gagagasan ini berupa rumusan yang dimulai dari tahun 1961. Terdapat empat rumusan dalam sejarah terciptanya dasa darma yaitu:
- Rumusan Dasa Darma I (Tahun 1961 – 1966)
- Rumusan Dasa Darma II (Tahun 1966 – 1974)
- Rumusan Dasa Darma III (25 September 1978 – 26 September 1978)
- Rumusan Dasa Darma IV (Tahun 1978 – Sekarang)
Seperti yang sudah disebutkan, bahwa setiap tingkatan pramuka memiliki kode kehormatan berbeda-beda, contohnya tingkatan yang sudah menggunakan dasa darma. Tingkatan dalam pramuka yang disesuaikan usia ini berupa:
- Siaga (Usia 7-10 tahun)
Kode kehormatan tingkatan siaga terdiri dari dwi satya dan dwi darma.
- Penggalang (Usia 11-15 tahun)
Kode kehormatan tingkatan penggalang terdiri dari tri satya dan dasa darma.
- Penegak (Usia 16-20 tahun)
Kode kehormatan tingkatan penegak terdiri dari tri satya dan dasa darma.
- Pandega (Usia 21-25 tahun)
Kode kehormatan tingkatan pandega terdiri dari tri satya dan dasa darma.
- Anggota Dewasa ( Usia di atas 25 tahun)
Anggota pramuka dengan tingkatan dewasa atau sudah menginjak usia di atas 25 tahun sesuai dengan ART pasal 22, 4-f melalui IKRAR, memiliki tugas yaitu untuk membawa kaum muda di Indonesia ke masa depan yang lebih baik.
Isi Dasa Darma Pramuka
Dari rumusan terakhir, disimpulkan kesepuluh dasa darma yang sampai saat ini menjadi kode kehormatan dan pedoman pramuka. Berikut isi dari 10 dasa darma dalam pramuka:
- Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
- Patriot yang sopan dan kesatria.
- Patuh dan suka bermusyawarah.
- Rela menolong dan tabah.
- Rajin, terampil dan gembira.
- Hemat, cermat, dan bersahaja.
- Disiplin, berani, dan setia.
- Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
- Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Kesepuluh dasa darma pramuka tersebut wajib dihafal oleh para anggota pramuka dan tentunya diterapkan dalam kehidupan.
Biasanya dasa darma harus dibacakan saat upacara atau apel pramuka. Tidak hanya itu, tetapi masuk dalam materi ujian tingkat pramuka.
Makna Dasa Darma Pramuka Dalam Kehidupan
Karena menjadi pedoman dan harus diterapkan dalam kehidupan, wajib lebih dulu memahami makna dari dasa darma itu sendiri.
Pada masing-masing point, dasa darma memiliki isi yang penuh dengan kebaikan sehingga mengajarkan kita menjalani hidup lebih positif. Beberapa penerapan dan makna dari dasa darma seperti:
- Taqwa Kepada Tuhan YME
Makna pada pount pertama berupa anggota pramuka wajib menjunjung tinggi harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan dengan menjauhi segala larangan-Nya dan menjalankan segala perintah-Nya.
Taqwa di sini bisa diartikan sebagai sifat yang bisa ditanamkan sejak dini. Anggota pramuka wajib juga memiliki sikap toleransi beragama dengan menghormati agama lain.
- Cinta Alam dan Kasih Sayang Manusia
Para anggota pramuka harus memiliki cinta kasih sayang kepada sesama manusia juga kepada makhluk hidup lainnya yaitu seluruh penghuni alam semesta.
Dengan mencintai dan memberi kasih sayang terhadap semua makhlum hidup maka akan tercipta lingkungan yang nyaman, aman, serta menyenangkan. Selain itu kita akan jadi lebih bisa menghargai apa pun, khususnya kepada sesama makhluk hidup.
- Patriot yang Sopan dan Kesatria
Makna dari point ketiga ini adalah bahwa setiap anggota pramuka wajib memiliki sikap sopan santun untuk menjadi cerminan diri.
Lalu memiliki jiwa nasionalis dengan ikut serta menjaga persatuan masyarakat Indonesia dan kesatuan negara Indonesia demi mewujudkan Indonesia yang aman dan sejahtera.
- Patuh dan Suka Bermusyawarah
Anggota pramuka harus patuh terhadap segala perintah dan tugas yang diberikan. Tidak boleh menolak dan siap ketika menghadapi perintah dan tugas.
Saat harus mengambil keputusan, harus terbiasa untuk mengadakan musyawarah hingga mencapai mufakat. Sehingga keputusannya disetujui oleh semua yang terlibat.
- Rela Menolong dan Tabah
Point dasa darma pramuka kelima memiliki makna berupa anggota pramuka harus memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, siap menolong mereka yang membutuhkan pertolongan, serta memiliki sikap tabah saat menghadapi musibah atau masalah.
- Rajin, Terampil, dan Gembira
Sikap rajin dan terampil sebagai seseorang yang critical thinking harus dimiliki oleh para anggota pramuka. Kemudian harus menjalankan berbagai kegiatan dengan riang gembira tanpa merasa terbebani.
- Hemat, Cermat, dan Bersahaja
Makna point berikutnya ialah anggota pramuka harus cermat dalam mengatur dan menempatkan kebutuhannya seperti menyesuaikan fungsi dan manfaatnya. Selain itu hemat dan tidak suka menghamburkan sesuatu.
- Disiplin, Berani, dan Setia
Setiap anggota pramuka memiliki sikap berani dan setia untuk menjunjung tinggi kepanduannya. Para anggota pun harus mampu disiplin dalam menjalani kegiatan-kegiatan keseharian, melaksanakannya tepat waktu.
- Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya
Sebagai anggota pramuka, wajib menanamkan sifat tanggung jawab yang siap bertanggung jawab atas segala tindakannya.
Sehingga akan selalu mempertimbangkan segala hal sebelum melakukannya. Anggota pramuka juga harus bisa dipercaya, tidak mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan padanya.
- Suci Dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan
Makna point terakhir dasa darma pramuka ialah anggota pramuka memiliki pikiran, perkataan, dan perbuatan baik, serta mampu mengendalikannya masing-masing, sehingga bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat.